Bengkulu, (ANTARA) - Sebanyak 1.500 batang pohon berbagai jenis ditanam di kawasan Pantai Berkas, Kota Bengkulu, untuk menghijauna kawasan obyek wisata itu yang kini dalam kondisi gersang tanpa tumbuhan.
Penanaman itu dilaksanakan dalam rangkaian bulan menanam nasional, yang juga dilukan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan jumlah pohon yang ditanam mencapai 100 juta batang.
"Hari ini dilakukan penanaman pohon serentak secara nasional, dan yang kita laksanakan saat ini merupakan bagian dari gerakan itu," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Khairil Burhan.
Untuk tingkat Provinsi Bengkulu, kata dia, pada hari ini juga dilakukan penanaman secara serentak di sembilan kabupaten/kota dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai TNI, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pelajar.
Khusus di Provinsi Bengkulu, dilakukan penanaman sebanyak 2.000 batang, dengan rincian 1.500 batang ditanam di sepanjang Pantai Berkas, dan 500 batang lainnya diserahkan pada masyarakat setempat untuk ditanam di sekitar tempat tinggalnya.
Dari 2.000 batang yang ditanam itu, kata dia, sebanyak 1.500 batang diantaranya merupakan jenis cemara laut dan ketaping, seluruhnya ditanam di kawasan Pantai Berkas, 400 batang kelapa hibrida dan 100 batang melinjo.
"Untuk kelapa hibrida dan melinjo, kita serahkan pada masyarakat Kelurahan Berkas agar ditanam di halaman rumahnya," ujarnya.
Pemerintah, kata dia, telah mencanangkan pada 28 November sebagai hari menanam Indonesia dan menetapkan bulan Desember sebagai bulan menanam nasional, seluruh masyarakat diminta untuk ikut menyukseskan kegiatan menanam tersebut.
Kegiatan menaman akan terus dilaksnakan secara berkesinambungan dengan melibatkan semua elemen termasuk masyarakat, guna mewujudkan pembangunan Indonesia, termasuk di daerah yang bersih.
Kegiatan penanaman pohon, perlu terus disosialiasikan pada masyarakat sehinga kedepan bisa menjadi budaya yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di pekarangan rumah, sekitar kantor, tempat belajar serta lahan kosong lainnya.
Menanam pohon, selain mencegah pemanasan global juga mencegah berbagai musibah seperti banjir, kekeringan dan tanah longsor.
Ia juga menjelaskan, secara bertahap seluruh kawasan, termasuk sepanjang pantai di Bengulu akan dihijaukan. Khusus untuk penghijauan di kawasan pantai yang panjangnya mencapai 525 Km, sedikitnya dibutuhkan 50 ribu batang pohon.
Sebelumnya, pada Februari 2007 ditanam sebanyak 1.000 batang pohon ketaping dan cemara laut di kawasan Pantai Panjang dan Desember 2007, juga dilakukan penanaman pohon 2.000 batang pohon berbagai jenis juga di Pantai Panjang.
Penanaman itu dilaksanakan dalam rangkaian bulan menanam nasional, yang juga dilukan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan jumlah pohon yang ditanam mencapai 100 juta batang.
"Hari ini dilakukan penanaman pohon serentak secara nasional, dan yang kita laksanakan saat ini merupakan bagian dari gerakan itu," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Khairil Burhan.
Untuk tingkat Provinsi Bengkulu, kata dia, pada hari ini juga dilakukan penanaman secara serentak di sembilan kabupaten/kota dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai TNI, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pelajar.
Khusus di Provinsi Bengkulu, dilakukan penanaman sebanyak 2.000 batang, dengan rincian 1.500 batang ditanam di sepanjang Pantai Berkas, dan 500 batang lainnya diserahkan pada masyarakat setempat untuk ditanam di sekitar tempat tinggalnya.
Dari 2.000 batang yang ditanam itu, kata dia, sebanyak 1.500 batang diantaranya merupakan jenis cemara laut dan ketaping, seluruhnya ditanam di kawasan Pantai Berkas, 400 batang kelapa hibrida dan 100 batang melinjo.
"Untuk kelapa hibrida dan melinjo, kita serahkan pada masyarakat Kelurahan Berkas agar ditanam di halaman rumahnya," ujarnya.
Pemerintah, kata dia, telah mencanangkan pada 28 November sebagai hari menanam Indonesia dan menetapkan bulan Desember sebagai bulan menanam nasional, seluruh masyarakat diminta untuk ikut menyukseskan kegiatan menanam tersebut.
Kegiatan menaman akan terus dilaksnakan secara berkesinambungan dengan melibatkan semua elemen termasuk masyarakat, guna mewujudkan pembangunan Indonesia, termasuk di daerah yang bersih.
Kegiatan penanaman pohon, perlu terus disosialiasikan pada masyarakat sehinga kedepan bisa menjadi budaya yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di pekarangan rumah, sekitar kantor, tempat belajar serta lahan kosong lainnya.
Menanam pohon, selain mencegah pemanasan global juga mencegah berbagai musibah seperti banjir, kekeringan dan tanah longsor.
Ia juga menjelaskan, secara bertahap seluruh kawasan, termasuk sepanjang pantai di Bengulu akan dihijaukan. Khusus untuk penghijauan di kawasan pantai yang panjangnya mencapai 525 Km, sedikitnya dibutuhkan 50 ribu batang pohon.
Sebelumnya, pada Februari 2007 ditanam sebanyak 1.000 batang pohon ketaping dan cemara laut di kawasan Pantai Panjang dan Desember 2007, juga dilakukan penanaman pohon 2.000 batang pohon berbagai jenis juga di Pantai Panjang.

0 komentar:
Poskan Komentar